Jorge Messi Meninggal, Ayah Lionel Messi Tutup Usia 68

Jorge Messi meninggal dunia pada usia 68 tahun setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya cukup lama. Ia mengembuskan napas terakhir di sebuah rumah sakit di kota kelahirannya, Rosario, Argentina, pada Sabtu dini hari. Kabar kepergian ayah dari bintang sepak bola Lionel Messi ini langsung menyita perhatian publik dan meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepak bola.

Jorge bukan sekadar ayah bagi Lionel, melainkan juga agen yang mendampingi karier sang putra sejak Lionel berusia 14 tahun. Selama bertahun-tahun, ia dikenal sebagai sosok di balik layar yang setia mendukung setiap langkah Lionel, baik di Barcelona maupun di tim nasional Argentina. Besarnya peran Jorge dalam perjalanan karier Lionel membuat kepergiannya menjadi kehilangan yang sangat berarti bagi keluarga besar Messi.

Jorge Messi

Jorge Messi Meninggal Setelah Sakit Berkepanjangan

Sebelum meninggal, kondisi kesehatan Jorge sempat menjadi perhatian publik ketika muncul spekulasi mengenai penyakitnya saat Piala Dunia musim panas ini berlangsung. Keluarga Messi kemudian mengeluarkan pernyataan resmi yang menyebut bahwa Jorge tengah menghadapi “situasi terkait kesehatan”, namun mereka memilih untuk tidak mengungkapkan detail penyakitnya. Sikap tertutup keluarga ini membuat publik hanya bisa berspekulasi, dan kabar duka yang datang kini menjadi jawaban atas rasa penasaran banyak pihak.

Meski tengah sakit, Jorge tetap terlihat mendampingi Lionel di momen-momen penting kariernya. Ia hadir di Qatar ketika Lionel akhirnya mengakhiri penantian panjang dengan membawa Argentina meraih gelar juara Piala Dunia ketiga pada 2022. Kehadirannya di tribun stadion menjadi saksi bagaimana putranya naik takhta sebagai juara dunia.

Peran Jorge Messi di Balik Karier Lionel Messi

Jorge memegang peranan yang sangat besar dalam membentuk karier Lionel yang kini dikenal sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Berkat dukungannya, Lionel yang kini berusia 39 tahun dan bermain untuk Inter Miami berhasil mengoleksi berbagai prestasi bergengsi, termasuk delapan gelar Ballon d’Or dan empat trofi Liga Champions bersama Barcelona. Selain itu, Lionel juga memenangkan 10 gelar La Liga dalam 17 musim bersama tim utama Barcelona.

Jalur karier Lionel sebenarnya sudah terlihat sejak ia masih kecil. Jorge adalah pendukung setia Newell’s Old Boys, dan Lionel pun bergabung dengan akademi klub tersebut sejak usia tujuh tahun. Pada Februari 2001, keluarga Messi pindah ke Spanyol setelah Lionel direkrut Barcelona di usia 13 tahun. Meskipun ibu serta tiga saudara Lionel kemudian kembali ke Rosario, Jorge memilih bertahan di Barcelona untuk terus mendampingi putranya.

Ucapan Duka Mengalir dari Berbagai Pihak

Newell’s Old Boys, klub masa kecil Lionel, menjadi salah satu pihak yang menyampaikan penghormatan terakhir untuk Jorge. Dalam pernyataan yang diunggah di akun resmi mereka, klub tersebut menyebut Jorge sebagai “pilar dan orang yang mendukung dengan visi, ketelitian, dan kasih sayang karier pemain terbaik sepanjang masa bersama istrinya, Celia Cuccittini”. Mereka juga berterima kasih kepada Jorge karena telah mengajarkan Lionel untuk mencintai warna kebanggaan klub, serta menyampaikan pelukan hangat untuk Celia, Lionel, Rodrigo, Matias, dan Maria Sol.

Barcelona pun memberikan penghormatan dengan berterima kasih kepada Jorge atas komitmen dan kepercayaannya kepada klub. Mereka mengenang Jorge sebagai sosok yang mempercayakan awal karier dan masa-masa paling gemilang putranya di Barcelona. Sementara itu, Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) menyatakan duka cita yang mendalam atas kepergian Jorge, yang disebut sebagai ayah dari kapten dan simbol timnas Argentina, Lionel Messi.

Kabar Palsu yang Sempat Mengejutkan Keluarga

Sebelum kabar duka ini datang, publik sempat digemparkan oleh laporan tidak benar mengenai kondisi Jorge. Seorang presenter televisi Argentina pernah mengabarkan bahwa Jorge telah meninggal dunia saat Argentina memainkan laga pembuka di Piala Dunia musim panas ini. Tak lama kemudian, presenter tersebut memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya.

Keluarga Messi pun angkat bicara merespons insiden tersebut. Mereka mengungkapkan “ketidaknyamanan yang mendalam atas kurangnya kepekaan, rasa hormat, dan kebijaksanaan” dari sebagian orang yang memperlakukan masalah pribadi keluarga ini secara sembarangan. Respons ini menunjukkan betapa keluarga Messi sangat menjaga privasi mereka, terutama di tengah kondisi kesehatan Jorge yang memang sedang menurun.

Kepergian Jorge Messi meninggalkan luka yang dalam bagi Lionel dan seluruh keluarganya. Ia bukan sekadar ayah atau agen, melainkan pilar utama yang berdiri di balik salah satu karier paling cemerlang dalam sejarah sepak bola. Dunia kehilangan sosok yang tenang namun sangat berpengaruh di balik legenda Lionel Messi.

Ucapan duka yang mengalir deras dari berbagai klub, federasi, dan penggemar menunjukkan betapa besar rasa hormat terhadap Jorge. Semoga keluarga Messi diberikan kekuatan untuk menghadapi kehilangan ini. Selamat jalan, Jorge Messi.