Tyson Fury Tantang Nyali Anthony Joshua dalam Duel Kelas Berat
Tyson Fury, petinju kelas berat asal Inggris, kembali melontarkan keraguan terhadap kesediaan Anthony Joshua untuk bertarung dalam laga akbar yang sudah lama dinantikan. Fury secara terbuka mempertanyakan apakah rival senegaranya itu memiliki “nyali” untuk menghadapinya di atas ring.
Pernyataan ini disampaikan Fury setelah ia berhasil mengalahkan Mariusz Wach melalui technical knockout ronde ketujuh di Thailand pada Jumat (24/7/2026). Pertarungan tersebut tidak disiarkan secara langsung, namun menjadi pemanasan penting bagi Fury menjelang kemungkinan laga besar melawan Joshua.

Ajakan yang Tak Kunjung Disambut
Fury menyinggung insiden di Tottenham Hotspur Stadium pada April lalu, di mana Joshua memilih untuk tidak naik ke ring setelah kemenangan Fury atas Arslanbek Makhmudov. Menurut Fury, momen itu menunjukkan bahwa Joshua belum siap secara mental untuk menghadapinya.
“Saya sudah melewati ujian saya. Sekarang lihat apakah (Joshua) bisa melewati ujiannya. Ujian terbesar adalah seberapa besar nyalinya. Saya pikir dia seorang pengecut besar,” ujar Fury, dikutip dari Sky Sports.
“Di Tottenham di depan 70.000 orang, dia tidak punya nyali untuk naik ring dan menghadapi saya. Mari kita lihat apakah dia akan pernah melakukannya. Saya tidak yakin.”
Persiapan Joshua dan Skenario Laga Besar
Sementara itu, Joshua tengah bersiap menghadapi Kristian Prenga di Arab Saudi pada Sabtu (25/7/2026) sebagai laga pemanasan. Ini adalah pertarungan pertamanya sejak ia menjadi penumpang dalam kecelakaan mobil di Nigeria pada Desember lalu yang menewaskan dua teman dekatnya.
Jika kedua petinju Inggris ini berhasil melewati laga masing-masing, duel Tyson Fury vs Anthony Joshua bisa terselenggara akhir tahun ini. Salah satu skenario yang berkembang adalah pertarungan di Stadion Wembley dengan jam tayang khusus, mungkin dimulai pukul 2 pagi untuk menjangkau penonton global.
Fury sendiri mengakui ia belum tahu pasti di mana laga itu akan digelar. “Akan di Vegas? New York? Irlandia? London? Siapa tahu, Belfast mungkin? Atau bahkan di sini, Pattaya, Thailand!” candanya.
Fury Tak Akan Hadiri Laga Joshua
Petinju berusia 37 tahun itu menegaskan bahwa ia tidak akan terbang ke Jeddah untuk menyaksikan pertarungan Joshua secara langsung. “Saya sudah pergi selama enam atau tujuh bulan terakhir. Saya pasti tidak akan pergi ke Jeddah. Saya pulang ke rumah menemui istri dan anak-anak yang sudah mendukung saya dari jauh,” jelasnya.
Fury juga menjelaskan alasan ia membutuhkan laga melawan Wach, tiga bulan setelah kemenangan angka atas Makhmudov. “Saya hanya bertarung sekali dalam dua tahun. Ini pertarungan kedua saya dalam dua tahun. Tentu saya ingin mendapatkan ronde, ingin aktif bertanding. Bukan hanya tinju di ring, tetapi juga pekan pertarungan – konferensi pers, timbang badan, rasa gugup, semuanya.”
Kesimpulan: Akankah Duat Itu Terwujud?
Pertarungan antara Tyson Fury dan Anthony Joshua masih menjadi salah satu laga yang paling dinanti dalam tinju kelas berat. Namun, keraguan Fury menunjukkan bahwa negosiasi masih belum mencapai titik terang. Jika Joshua berhasil melewati Prenga, semua mata akan tertuju pada keberaniannya untuk menyetujui laga melawan sang Gypsy King. Para penggemar berharap pertarungan pamungkas ini akhirnya terwujud dan membuktikan siapa petinju terbaik Inggris.