Inggris Kalahkan India di Lord’s, Amankan Kemenangan Seri ODI 2-1

Pertandingan Sengit di Lord’s: Inggris Menangi Seri ODI Atas India

Timnas kriket Inggris berhasil mengamankan kemenangan seri ODI 2-1 atas India setelah menang dramatis dengan selisih 27 run di Lord’s, Minggu (19/7/2026). Dalam laga yang dipenuhi hujan run, Inggris menunjukkan dominasi luar biasa terutama lewat pukulan Ben Duckett dan ledakan Jos Buttler di akhir inning.

Kemenangan ini menjadi pencapaian manis bagi Inggris, yang sebelumnya sudah membantai India 4-0 di seri T20. Meskipun India adalah tim peringkat satu dunia, Inggris mampu bangkit setelah kalah di laga pembuka ODI di Edgbaston.

Inggris Kalahkan India di Lord's

Duckett Cetak Rekor di Lord’s

Ben Duckett tampil gemilang dengan mencetak 141 run dari 135 bola, angka tertinggi individu dalam satu inning ODI di Lord’s. Ia melewati rekor Sir Viv Richards yang mencatat 138 not out pada tahun 1979. Pukulannya yang agresif — 18 four dan 1 six — menjadi fondasi skor besar Inggris.

Duckett bersama Jacob Bethell (91) membuka dengan partnership 192 run tanpa kehilangan wicket. Bethell gagal meraih century setelah tertangkap Rohit Sharma di cow corner. Namun, momentum Inggris tetap terjaga.

Ledakan Buttler di Akhir Inning

Setelah Duckett gugur, Joe Root melanjutkan dengan half-century keenamnya secara beruntun. Namun yang paling menentukan adalah kedatangan kapten Jos Buttler. Dalam 13 bola saja, Buttler mencetak 41 run dengan 4 four dan 3 six. Inggris berhasil mengumpulkan 82 run dari 5 over terakhir, mengakhiri inning di angka 387-3 dari 50 over.

Target 388 run menjadi yang tertinggi kedua dalam sejarah ODI yang harus dikejar tim penantang. India pun mencoba dengan gagah berani.

Perlawanan India: Rohit Century, Tapi Kurang Beruntung

Pembuka India, Rohit Sharma, memimpin perlawanan dengan 138 run dari 110 bola — century ODI ke-34 dalam kariernya. Ia mendapat dukungan dari Shubman Gill (77) dan Virat Kohli (74). Keduanya membangun partnership bernilai 100+ run, membuat India berada di posisi 303-2 dan hanya butuh 84 run dari 39 bola terakhir.

Namun, momen kritis terjadi saat Sam Curran mengambil alih. Dalam tujuh bola, Curran (4-75) menyingkirkan Ishan Kishan (14), Shreyas Iyer (0), dan Virat Kohli. Momentum India langsung patah. Mereka akhirnya hanya mampu mencapai 360-7 dari 50 over, tertinggal 27 run.

Momen Kunci: Adil Rashid dan Jacob Bethell

Sebelum kehancuran di akhir, Inggris mendapat breakthrough penting dari Adil Rashid yang memecah partnership Gill-Rohit. Rashid menjebak Gill lbw setelah ia mengalami kram. Kemudian Bethell sukses memecah partnership Rohit-Kohli dengan memukul stumps Rohit. Dua wicket ini memperlambat laju India.

Komentar Pasca Pertandingan

Kapten Inggris Harry Brook menyatakan kebanggaannya: “Saya sangat bangga. Kami berjuang keras dan berhasil mengalahkan tim nomor satu dunia. Template batting kami sudah jelas: tanpa risiko di awal, dan finishing yang eksplosif.”

Sementara itu, kapten India Shubman Gill menyesali kebobolan terlalu banyak run di 3 over terakhir inning Inggris. “Kami kehilangan kendali di akhir. Padahal kami sudah cukup percaya diri dengan target yang ada,” ujarnya.

Joe Root, yang dinobatkan sebagai Player of the Series setelah mengoleksi 249 run tanpa pernah dismissal, menekankan perkembangan tim Inggris sebagai unit ODI. “Kemenangan atas Sri Lanka dan sekarang India menunjukkan kami berada di jalur yang tepat.”

Hasil Lengkap Seri Inggris vs India 2026

Berikut rekap seluruh pertandingan ODI dan T20 antara Inggris dan India musim panas ini (waktu Inggris):

  • T20: Pertandingan 1 (Durham) – batal; Pertandingan 2 (Old Trafford) – Inggris menang 4 wicket; Pertandingan 3 (Trent Bridge) – Inggris menang 125 run; Pertandingan 4 (Bristol) – Inggris menang 9 wicket; Pertandingan 5 (Southampton) – Inggris menang 56 run. (Seri T20 4-0 untuk Inggris)
  • ODI: Pertandingan 1 (Edgbaston) – India menang 6 wicket; Pertandingan 2 (Cardiff) – Inggris menang 4 wicket; Pertandingan 3 (Lord’s) – Inggris menang 27 run. (Seri ODI 2-1 untuk Inggris)

Kesimpulan

Kemenangan seri ODI atas India di Lord’s menegaskan kekuatan Inggris sebagai tim yang sedang naik daun di format 50-over. Dengan kombinasi pukulan agresif di awal, ketahanan di tengah, dan finishing mematikan, Inggris menjadi lawan yang sangat sulit dikalahkan. Bagi India, meskipun kehilangan bowler kunci Jasprit Bumrah karena cedera, perlawanan mereka tetap patut diacungi jempol. Namun, kegagalan dalam mengeksekusi rencana permainan di momen krusial menjadi pelajaran berharga ke depan.