SPFL resmi membuka proses penawaran untuk hak siar Scottish Premiership di pasar Inggris Raya mulai musim 2029-30. Liga tersebut mengundang penyiar untuk mengajukan tawaran, dengan harapan muncul minat yang kuat terhadap kompetisi kasta teratas Skotlandia itu. Langkah ini menandai dimulainya persiapan liga untuk mencari mitra media baru setelah kontrak yang berlaku saat ini berakhir.
Kontrak yang sedang berjalan saat ini adalah kesepakatan lima tahun senilai £150 juta dengan Sky Sports. Kesepakatan itu mulai berlaku pada musim lalu, memungkinkan Sky Sports menayangkan hingga 60 pertandingan per musim, dan akan berakhir pada akhir musim 2028-29. Selain itu, Premier Sports memiliki hak menayangkan hingga 22 laga Scottish Premiership per musim, sehingga lanskap hak siar liga saat ini tidak hanya bergantung pada satu penyiar.
Lelang hak siar Scottish Premiership dimulai untuk musim 2029-30
Dalam pengumuman terbarunya, SPFL menyatakan sedang mengundang tawaran untuk hak siar UK Scottish Premiership mulai 2029-30. Proses ini menjadi titik awal bagi liga untuk menentukan nilai dan cakupan kemitraan penyiaran pada siklus kontrak berikutnya. SPFL menegaskan pihaknya terbuka terhadap sejumlah kemungkinan, termasuk jumlah pertandingan yang akan ditayangkan secara langsung di masa depan.
Sikap fleksibel itu penting karena paket hak siar tidak selalu harus mengikuti formula yang sama dengan kontrak sebelumnya. Dengan memberi ruang pada variasi jumlah laga, SPFL dapat menyesuaikan penawaran dengan kebutuhan penyiar dan potensi pertumbuhan audiens. Namun, pengumuman ini belum memaparkan hasil akhir atau nilai tawaran tertentu, karena posisinya masih berupa ajakan bagi penyiar untuk ikut serta.
SPFL juga menyatakan ekspektasi atas minat yang kuat dari kalangan penyiar. Menurut liga, Scottish Premiership dikenal luas sebagai salah satu kompetisi liga nasional paling menarik di Eropa. Pernyataan itu menjadi dasar optimisme liga dalam mencari mitra siar untuk periode 2029-30 dan seterusnya.
Pembanding dari kontrak Sky Sports dan Premier Sports
Untuk memahami posisi lelang ini, penting melihat kontrak yang saat ini menjadi acuan. Sky Sports membayar £150 juta untuk paket lima tahun yang mencakup hingga 60 pertandingan per musim. Kontrak tersebut dimulai pada musim lalu dan berakhir pada 2028-29, sehingga lelang baru akan menentukan siapa yang memegang hak siar setelah periode itu.
Premier Sports juga menjadi bagian dari lanskap hak siar saat ini karena dapat menayangkan hingga 22 pertandingan kasta teratas Skotlandia per musim. Kehadiran dua penyiar menunjukkan bahwa hak siar Scottish Premiership dapat dibagi ke dalam lebih dari satu kemitraan. Pembagian semacam ini memberi liga peluang untuk menjangkau audiens yang lebih luas, meski nilai dan cakupan masing-masing kesepakatan tetap perlu dilihat dari kontrak yang berlaku.
Angka £150 juta dan batas 60 pertandingan menjadi pembanding penting bagi pasar. Angka itu bukan proyeksi otomatis untuk kontrak berikutnya, melainkan nilai kesepakatan yang sedang berjalan. Karena itu, hasil lelang nanti akan bergantung pada minat penyiar, paket yang ditawarkan, dan kondisi pasar hak siar secara lebih luas.
Dampak bagi pendapatan klub dan keseimbangan liga
Bagi SPFL dan klub-klubnya, hak siar bukan sekadar soal eksposur pertandingan. Pendapatan dari siaran menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga campuran pendapatan yang seimbang dan berkelanjutan. CEO SPFL Neil Doncaster menyebut kemitraan penyiaran yang kuat sebagai elemen esensial untuk tujuan tersebut.
Pernyataan Doncaster menegaskan bahwa nilai kontrak tidak berdiri sendiri. Liga perlu memastikan pendapatan dari media tetap stabil agar klub dapat merencanakan operasional dan kompetisi dengan lebih baik. Di sisi lain, penyiar juga ingin paket yang sesuai dengan audiens dan model bisnis mereka, sehingga negosiasi akan melibatkan kepentingan dua arah.
Dampak langsungnya akan terasa pada cara liga menyusun paket hak siar dan pembagian pertandingan yang ditayangkan. Jika jumlah laga yang disiarkan berubah, komposisi paket dan nilai kesepakatan juga dapat ikut menyesuaikan. Namun, sumber tidak menyebut angka target baru, sehingga pembahasan publik masih berpusat pada prinsip fleksibilitas dan harapan atas minat penyiar.
Fleksibilitas jumlah laga dan daya tarik pasar
Fleksibilitas soal jumlah pertandingan memberi SPFL ruang untuk merancang lelang yang lebih terbuka. Liga tidak harus mengunci diri pada batas laga yang sama seperti kontrak Sky Sports saat ini. Pendekatan ini dapat membantu penyiar menilai apakah mereka ingin mengejar paket besar, paket terbatas, atau kombinasi yang berbeda.
Dalam konteks yang lebih luas, kompetisi sepak bola di Eropa terus bersaing untuk menarik perhatian penonton dan nilai hak siar. Scottish Premiership memiliki daya tarik tersendiri sebagai liga nasional dengan rivalitas dan cerita kompetisi yang khas. Karena itu, pernyataan SPFL tentang minat kuat dari penyiar mencerminkan keyakinan liga bahwa produk mereka tetap bernilai di pasar media.
Lelang yang dibuka sebelum kontrak berjalan berakhir memberi waktu bagi liga dan penyiar untuk melakukan penilaian. Waktu tambahan itu dapat dipakai untuk menyusun paket, menguji minat pasar, dan menghindari negosiasi yang terlalu mendesak. Meski demikian, hasil akhirnya tetap bergantung pada tawaran yang masuk dan kesepakatan yang nanti dicapai.
Kontrak Piala Liga Skotlandia tetap terpisah
SPFL memastikan bahwa kontrak terpisah dengan Premier Sports untuk Piala Liga Skotlandia tidak terpengaruh oleh lelang ini. Kesepakatan tersebut mencakup hak siar dan sponsorship untuk Piala Liga dan berlaku setidaknya hingga akhir musim 2030-31. Dengan begitu, proses penawaran yang dibahas dalam pengumuman ini fokus pada hak siar Scottish Premiership di pasar UK.
Pemisahan kontrak itu penting agar pembahasan hak siar tidak tercampur antara kompetisi liga dan Piala Liga. Klub, penyiar, dan sponsor dapat melihat masing-masing kesepakatan sesuai cakupannya. Bagi SPFL, kejelasan struktur kontrak membantu menjaga hubungan komersial yang sudah berjalan sambil membuka peluang baru untuk liga utama.
Secara keseluruhan, SPFL sedang menyiapkan babak baru dalam penjualan hak siar Scottish Premiership dengan membuka tawaran untuk periode mulai 2029-30. Kontrak Sky Sports senilai £150 juta dan akses Premier Sports hingga 22 laga menjadi acuan, sementara fleksibilitas jumlah pertandingan memberi ruang negosiasi yang lebih luas. Pernyataan Neil Doncaster menegaskan bahwa kemitraan penyiaran yang kuat tetap menjadi prioritas bagi liga dan klub.
Pengumuman ini belum menjadi hasil akhir lelang, melainkan langkah awal untuk mengukur minat penyiar. Ke depannya, publik akan menantikan paket seperti apa yang dipilih SPFL dan bagaimana kesepakatan itu memengaruhi lanskap siaran Scottish Premiership. Yang jelas, kontrak Piala Liga Skotlandia dengan Premier Sports tetap berjalan terpisah hingga setidaknya 2030-31.
