Tottenham Hotspur dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Newcastle United untuk mendatangkan gelandang asal Italia, Sandro Tonali. Transfer Sandro Tonali ke Tottenham ini bernilai awal £92,5 juta dan bisa naik hingga £100 juta jika Tottenham berhasil lolos ke Liga Champions secara beruntun dalam beberapa musim ke depan. Jika finalisasi berjalan lancar, ini akan menjadi rekor transfer termahal dalam sejarah klub asal London Utara tersebut.
Detail Kesepakatan Transfer Tonali
Kabar ini muncul setelah Tottenham sebelumnya juga setuju membayar £85 juta kepada West Ham untuk Mateus Fernandes pada Selasa lalu. Pelatih kepala Tottenham, Roberto De Zerbi, dikabarkan telah memberi tahu Tonali bahwa ia berencana membangun tim di sekelilingnya. Gelandang berusia 26 tahun itu pun antusias dengan visi rekan senegaranya tersebut serta kesempatan tinggal di London.
Tonali, yang juga diminati Manchester City dan Arsenal, telah menyetujui kontrak berdurasi enam tahun dengan kenaikan gaji signifikan menjadi setidaknya £275.000 per minggu.
Perjalanan Karier Tonali di Newcastle
Sandro Tonali bergabung dengan Newcastle dari AC Milan pada musim panas 2023 dengan harga £55 juta. Namun, kariernya sempat terhambat karena larangan bermain 10 bulan akibat pelanggaran aturan taruhan. Setelah kembali beraksi pada Agustus 2024, Tonali—yang bisa bermain sebagai gelandang bertahan atau box-to-box—menjadi pemain kunci Eddie Howe. Ia membantu Newcastle memenangkan Carabao Cup pada 2025 dan lolos ke Liga Champions.
Meski Newcastle mencapai fase gugur Liga Champions musim semi ini, mereka finis di peringkat ke-12 Premier League yang mengecewakan. Performa Tonali pun menurun saat mulai terlihat mencari masa depan di tempat lain.
Dampak Transfer Tonali bagi Newcastle
Kepergian Tonali menjadi bagian dari perombakan besar di Newcastle. Sebelumnya, Anthony Gordon dijual ke Barcelona pada Mei dan Alexander Isak hengkang ke Liverpool pada musim panas lalu. Banyak suporter St James’ Park khawatir dengan minimnya rekrutan baru, terutama karena Bruno Guimarães—mitra lini tengah Tonali—juga diminati Arsenal. Pendapatan komersial Newcastle yang rendah dibanding standar “enam besar” memaksa mereka menjual sebelum membeli demi mematuhi aturan pengeluaran domestik dan Eropa.
Newcastle disebut telah menolak pendekatan awal untuk menggantikan Tonali dengan gelandang Tottenham, Archie Gray, pekan ini. Mereka juga akan berupaya mempertahankan Guimarães dengan tawaran kontrak baru. Dana segar dari penjualan Gordon dan Tonali diharapkan memungkinkan Howe memperkuat skuadnya tanpa melanggar aturan finansial.
Calon Pengganti Tonali di Newcastle
Newcastle diprediksi akan mempercepat perburuan gelandang asal Swiss berusia 20 tahun, Johan Manzambi, dari Freiburg sebagai pengganti Tonali. Selain itu, mereka mencari winger baru untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Gordon. Bazoumana Touré, pemain internasional Pantai Gading berusia 20 tahun milik Hoffenheim, disebut masuk dalam daftar pendek Howe. Pelatih Newcastle juga diperkirakan akan mengejar kiper Manchester City, James Trafford, begitu Piala Dunia berakhir.
Strategi Tottenham di Bursa Transfer Musim Panas
Roberto De Zerbi bergerak cepat memperkuat skuad Tottenham yang finis di posisi ke-17 musim lalu. Selain jaminan teknis dan atletis yang diberikan oleh Tonali dan Fernandes, ia telah mendatangkan Andy Robertson dan Marco Senesi secara gratis dari Liverpool dan Bournemouth, serta Jan Paul van Hecke dari Brighton dengan biaya £52 juta.
Pada Rabu lalu, Tottenham setuju menjual bek tengah Luka Vuskovic ke Brighton seharga £50 juta. Vuskovic, yang masuk skuad Kroasia di Piala Dunia, dibeli Tottenham dari Hajduk Split seharga £10 juta pada musim panas lalu namun belum pernah bermain untuk klub—setelah dipinjamkan ke Hamburg musim lalu. Brighton membayar £46 juta plus £4 juta dalam bentuk tambahan yang dianggap mudah tercapai. Tottenham memiliki hak pencocokan jika Brighton menjual Vuskovic, serta klausul penjualan 20% jika ia pindah ke klub lain.
Prospek Tonali di Tottenham
Dengan kedatangan Tonali dan Fernandes, lini tengah Tottenham diprediksi akan menjadi salah satu yang paling kompetitif di Premier League musim depan. De Zerbi ingin membangun permainan penguasaan bola yang dinamis, dan Tonali—dengan visi serta kemampuannya memutus serangan—dianggap sebagai fondasi utama proyek tersebut.
Kepindahan Sandro Tonali ke Tottenham juga menjadi sinyal ambisi klub untuk kembali ke papan atas dan bersaing di Liga Champions. Para penggemar Spurs berharap gelandang Italia itu bisa mengulangi performa gemilangnya di Newcastle sebelum sanksi, dan membawa stabilitas yang sangat dibutuhkan tim.
Kesimpulan
Transfer Sandro Tonali ke Tottenham dengan nilai fantastis menandai babak baru bagi kedua klub. Bagi Newcastle, kehilangan pemain bintang seperti Tonali mungkin menyakitkan, tetapi dana yang diperoleh bisa menjadi bahan bakar untuk membangun kembali skuad. Sementara bagi Tottenham, pembelian ini adalah pernyataan ambisi—De Zerbi serius mengembalikan kejayaan Spurs dengan gelandang kelas dunia sebagai motor permainan. Musim depan akan menjadi ujian apakah investasi besar ini membuahkan hasil.
