Nottingham Forest dikabarkan siap meluncurkan tawaran ambisius untuk memboyong gelandang muda Everton, Harrison Armstrong, di sisa bursa transfer musim panas ini. Klub asal Midlands itu dilaporkan akan mengajukan proposal senilai £40 juta dengan tambahan klausul penjualan kembali agar bisa mendapatkan tanda tangan pemain berusia 19 tahun tersebut. Langkah ini menjadi bukti bahwa Forest tidak main-main dalam upaya memperkuat skuad sebelum jendela transfer ditutup.
Kabar ini tentu menjadi kejutan besar, mengingat Armstrong adalah salah satu talenta muda paling menjanjikan yang dimiliki Everton saat ini. Di internal Forest, ada harapan bahwa mereka bisa menarik sang pemain, terutama setelah Armstrong tampil impresif sebagai starter dalam kemenangan 2-0 Everton atas Crystal Palace pekan lalu. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Everton dan pemiliknya.

Rincian Tawaran Nottingham Forest untuk Harrison Armstrong
Mengutip laporan The Athletic, Nottingham Forest tidak hanya menyiapkan dana sebesar £40 juta, tetapi juga memasukkan potensi klausul penjualan kembali (sell-on clause) dalam proposal mereka. Artinya, Everton masih berpeluang meraih keuntungan tambahan apabila Armstrong dijual lagi ke klub lain di masa depan. Skema seperti ini kerap dipakai untuk memancing klub penjual agar lebih terbuka dalam negosiasi.
Armstrong sendiri telah mencatatkan 23 penampilan bersama tim utama Everton. Ia bahkan dipercaya tampil sejak menit awal dalam laga Premier League pekan lalu ketika Everton mengalahkan Crystal Palace 2-0. Kabar teranyar, ia kembali masuk dalam starting XI Everton untuk laga tandang melawan Bournemouth pada Sabtu dengan kick-off pukul 15.00 BST.
Meski demikian, belum ada indikasi apakah Everton akan bersedia melepas pemain muda ini. Manajemen klub asal Liverpool itu pun belum memberikan sinyal apakah proposal Forest akan dipertimbangkan atau langsung ditolak. Dengan kata lain, bola kini ada di tangan Everton untuk menentukan nasib Armstrong.
Profil Harrison Armstrong, Harapan Terbesar Everton
Harrison Armstrong adalah gelandang muda yang juga menjadi andalan Timnas Inggris U-19. Ia dikenal memiliki gaya bermain elegan dengan kemampuan membaca permainan yang matang untuk usianya. Banyak pihak meyakini pemain asal Inggris ini memiliki masa depan yang sangat cerah di pentas sepak bola Eropa.
Di mata para pendukung Everton, Armstrong adalah produk akademi terbaik yang lahir dalam beberapa tahun terakhir. Ia dianggap sebagai harapan besar untuk masa depan klub di tengah situasi yang sedang tidak ideal. Kehilangan pemain seperti ini tentu akan sangat sulit diterima, apalagi jika harus pindah ke klub sesama kompetitor Premier League.
Dampak bagi Everton dan The Friedkin Group
The Friedkin Group, pemilik asal Amerika Serikat yang menaungi Everton, akan mengambil risiko besar jika menyetujui penjualan Armstrong. Reaksi spontan suporter diprediksi berisi rasa tidak percaya dan kemarahan, mengingat status Armstrong sebagai talenta muda paling cemerlang milik klub. Keputusan ini pun akan menjadi batu ujian seberapa besar ambisi TFG dalam membangun Everton ke depan.
Sementara itu, manajer David Moyes telah berulang kali meluapkan frustrasinya atas minimnya aktivitas belanja pemain pada musim panas ini. Setelah kemenangan 4-0 atas Preston North End, klub divisi Championship, di putaran kedua Carabao Cup, Moyes secara gamblang menyatakan butuh pemain tambahan. Ia berharap TFG memberikan dukungan finansial untuk mendatangkan rekrutan baru, bukan justru mengizinkan pemain kunci hengkang.
Yang menarik untuk disimak adalah bagaimana Moyes akan menyikapi atau menjelaskan situasi ini apabila penjualan benar-benar terjadi. Langkah tersebut jelas bertolak belakang dengan niatnya yang selama ini ingin membangun skuad yang lebih baik. Publik pun akan menilai bahwa keputusan ini tidak sejalan dengan arah yang ia inginkan.
Konteks Lebih Luas: Ujian di Tengah Kabar Ndiaye ke Manchester City
Kabar ketertarikan Forest pada Armstrong datang di saat situasi Everton sedang tidak tenang. Iliman Ndiaye, kreator utama permainan Everton, juga santer dikaitkan dengan Manchester City pada hari-hari terakhir bursa transfer. Dua kabar ini membuat para pendukung semakin khawatir akan arah pembangunan skuad asuhan Moyes.
Yang membuat situasi ini lebih sulit dicerna adalah bahwa Forest bukanlah klub yang selama ini dianggap jauh di atas Everton. Sebaliknya, Everton justru diprediksi akan bersaing ketat, atau bahkan bisa melampaui Forest di klasemen musim ini. Jika Armstrong sampai dilepas ke Forest, hal ini akan jauh lebih menyakitkan dibandingkan jika ia pindah ke klub sekelas Manchester City.
Itulah mengapa cara Everton menangani pendekatan Forest terhadap Armstrong akan menjadi momen yang menentukan. Apakah TFG dan Moyes mampu bertahan dengan prinsip mereka, atau justru tunduk pada godaan finansial yang menggiurkan? Jawabannya akan menentukan arah kebijakan transfer Everton dalam beberapa pekan ke depan.
Belum ada kepastian apakah tawaran Nottingham Forest akan diterima, tetapi minat yang muncul sudah cukup untuk mengguncang bursa transfer. Keputusan Everton dalam menyikapi pendekatan ini akan menjadi sorotan utama, baik bagi suporter maupun pengamat sepak bola. Satu hal yang pasti, masa depan Harrison Armstrong kini menjadi salah satu cerita paling menarik di penghujung jendela transfer musim panas ini.